Ilmu Meringankan Tubuh atau Ajian Kidang Kuning




Kali ini kita akan membahas seputar ajian kidang kuning atau yang biasa disebut juga dengan ilmu meringankan tubuh ini memiliki kehebatan yang luar biasa. Karena dalam berbagai kesempatan orang selalu merasa kagum akan hal tersebut dimana orang yang punya ilmu bela diri selalu mendapatkan perhatian banyak orang apalagi kalau dia memperlihatkan kemampuannya didepan umum sehingga orang akan merasa sangat berguna bagi orang lain dalam kehidupannya. Namun demikian tidak sedikit orang yang masih bingung mengenai amalan doa agar tubuh ringan dan melayang di udara karena hal tersebut memang tidak mudah dilakukan apalagi terkait masalah belajar mendapatkan ajian yang belum tentu satu diantara seribu orang punya keadaan tersebut. Dalam pada ini akan lebih baik kalau dapat membiasakan diri bersama orang yang sudah punya pengalaman dalam masalah ini sehingga apa yang kita inginkan akan terkabul dengan segera dan mendapatkan kemudahan dari apa yang orang perkirakan tentang keadaan tersebut.

Memiliki kelebihan yang tidak dipunyai orang lain bukan berarti kita dapat melakukan segalanya, akan semakin bagus kalau hal tersebut digunakan dengan semestinya dalam hal ini adalah dalam jalur kebaikan. Untuk menolong sesama yang memerlukan bantuan dan menduga apa yang kiranya muncul didepan mata kita sehingga menjadi keinginan dalam satu keadaan sampai kemudian kita temukan apa yang kurang berkenan untuk dilakukan dan mendapatkan saat yang cocok untuk menyampaikan pendapat sampai menemukan keadaan paling sesuai dengan keinginan kita dalam memberikan apa yang pantas untuk orang lain. Sampai kemudian kita merasa paling benar dalam segala hal, dan menemukan arti dari kehidupan ini sehingga segala ilmu yang dipelajari akan lebih berharga kalau digunakan untuk menolong orang lain termasuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Tata cara belajar ilmu meringankan tubuh hampir sama dengan ilmu rawa rontek dan ilmu meraga sukma, mantra kidang kuning diperlukan untuk mendapatkan ilmu meringankan tubuh ini dengan sempurna. Dalam kitab ilmu kejawen disebutkan, untuk memenuhi keinginan belajar ilmu langka tersebut memang tidak mudah, diperlukan syarat tidak sedikit sehingga kita dapat mengendalikan apa yang kiranya ada didepan mata sehingga dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dalam hal ini harus dapat belajar dengan baik dalam menyampaikan pendapat kepada orang lain sehingga apa yang di inginkan tidak akan sama dengan keadaan dalam hidup ini, dalam berbagai keadaan akan muncul keinginan untuk mendapatkan kembali apa yang kiranya cocok bagi kita untuk diperjuangkan bersama.

Puasa ngidang yang harus dijalani adalah selama 40 hari tanpa berturut-turut, puasa mutih selama 21 hari, dan puasa ngebleng selama 2 hari 2 malam.

Beberapa amalan juga diperlukan untuk mendapat kesempurnaan ilmu ini, karena sifatnya adalah ilmu kejawen kuno maka tidak ada syarat yang lebih baik selain melakukan ritual puasa mutih dan menghafal mantra selengkapnya tentang hal tersebut. Untuk itu jangan sampai kita salah dalam mengartikan keilmuan yang memang punya daya kehebatan tinggi, karena kurangnya amalan dan dukungan puasa maka ilmu tersebut menjadi tidak ada gunanya karena tidak akan sempurna kita kuasai dari dalam tubuh sendiri.

Kalau kita melihat pada syarat yang harus dipenuhi seperti diatas memang cukup berat, terutama syarat puasa yang harus dilakukan karena tidak semua orang dapat menjalankannya sampai habis. Akan memakan waktu tidak sebentar untuk mencapai tingkatan tertentu sampai orang merasa paling menguasai keadaan tersebut sehingga apa yang dilakukan tidak akan sama dengan keadaan hidup ini kemudian memikirkan hal baru untuk mendapatkan keadaan tersebut. Kita tentu masih ingat dengan keinginan untuk mendapatkan apa yang pantas untuk dimiliki sampai kemudian muncul keadaan baru dalam hidup layaknya seorang yang dapat mengendalikan tubuhnya menjadi sangat ringan sehingga apa yang terjadi tidak akan berbeda dengan keadaan sebelumnya. Sampai disini tentu masih banyak orang yang bertanya mengenai hal tersebut karena tidak ada keadaan sulit yang mampu dilakukan selain memberikan keadilan dalam berbagai hal yang kita inginkan sampai memenuhi persyaratan untuk memiliki ilmu tersebut dengan baik.




loading...

1 comment:

  1. Puasa ngebleng itu seperti apa min? Kalo puasa mutih, ngidang,patigeni,ngluang saya tahu.

    buat tambah wawasan min

    ReplyDelete