Tata Cara Puasa Kungkum




Puasa kungkum adalah salah satu ritual puasa kejawen yang memiliki keunikan tersendiri, tata cara puasa kungkum ini berbeda dengan puasa mutih, puasan ngalong, ngebleng, pati geni, atau jenis puasa yang lainnya. Ritual puasa kungkum biasa dilakukan untuk memenuhi suatu syarat dari lelaku tertentu, misalnya untuk menyempurnakan keilmuan yang berkaitan dengan dunia ghaib dan ilmu kadigdayan yang manfaat-nya sangat luar biasa bagi melatih ketajaman indera ke-enam.

Puasa Kungkum

Adapun tata cara menjalani puasa kungkum yaitu dilakukan pada pertemuan dua sungai dan dengan duduk bersila didalam air dengan ketinggian air mencapai leher. Tanpa bussana dan kedua tangan disilangkan didepan d4da.

Lokasi tempat melakukan tapa kungkum ini hendaknya sepi dan tidak ada kegiatan manusia, posisi duduk adalah menghadap atau melawan arus sungai. Pada saat hendak melakukan puasa ini diharapkan membersihkan diri atau berwudlu, dan memulai masuk kedalam air pada jam 12 malam.

Waktu untuk melaksanakan puasa kungkum yaitu selama 3 jam, dan dilakukan selama 7 malam berturut-turut. Puasa ini dijalani dengan pernafasan yang teratur, tidak banyak bergerak dan mata tertutup layaknya orang semedi.

Berikut ini bacaan atau rapalan selama puasa kungkum:
“ Putih-putih mripatku Sayidina Kilir, Ireng-ireng mripatku Sunan Kali Jaga, Telenging mripatku Kanjeng Nabi Muhammad”




loading...

0 comments:

Post a Comment