Ilmu Ajian Panglimunan




Ilmu kejawen yang satu ini termasuk keilmuan langka yang merupakan ajian tingkat tinggi para leluhur zaman dahulu. Ilmu panglimunan menjadi salah satu ilmu yang sangat disegani, karena ajian panglimunan ini memungkinkan bagi pemiliknya untuk menghilang atau tidak terlihat oleh pandangan mata manusia. Adalah hal yang tidak mengherankan lagi bagi orang yang telah faham akan ilmu ghaib ketika menjumpai seseorang yang memiliki aji panglimunan, namun untuk orang awam hal tersebut memang sesuatu yang sangat luar biasa.

Kalau bicara tentang ajian panglimunan maka penulis jadi teringat akan peristiwa pada lebaran tahun kemarin, dimana saat itu terdapat misteri manusia yang bisa berubah jadi anjing, yang diduga juga memiliki aji panglimunan karena selalu luput dari kejaran orang banyak.Ketika sudah kepentok dan tidak dapat lari lagi, maka manusia misteri tersebut akan berubah jadi anjing atau menghilang tanpa jejak.
Baca artikelnya disini: http://tersakti.blogspot.com/2013/09/misteri-manusia-yang-bisa-berubah-jadi.html

Kembali lagi pada topik pembahasan, kali ini penulis bukan ingin memberikan aji yang dapat dipelajari sendiri. Namun hanya berbagi ilmu warisan nenek moyang kita, dan apabila anda berniat mempelajari ilmu tersebut maka harus tahu apa saja resiko yang mungkin timbul, yang pasti penulis tidak menyarankan untuk anda praktek sendiri tanpa adanya pembimbing.


Mantra ajian panglimunan:

Shalallohu 'alaihi wassalam,
Allohumma qulhualloh,
Dzat gumilang tanpa sangkan,
Gumilang tanpa enggon,
Liyep ilang salin raga,
Ina fatohia lakofat kanbumubilla,
Sir Abu bakar, Sir Umar , Sir Ali, Sir Usman,
Sir Jibril, Sir Malaikatul Mikharabin,
Sir Allah Laa ilaha ilallah , Muhammadur rasulullahu,
Sir Wali, Sir kuat berkat,
Sir teguh, Sir luput, sir ora katon,
Lungguhku imbar,
Mimang-mimong si wisakarma,
Tengahing Angin,
Apipit maya-maya ora katon apa-apa,
Kang hima kakalangan peteng ndedet alimengan,
Siambar ngemuli aku,
Wong sabuwana kabeh bloloken ora weruh aku,

Dilanjutkan dengan membaca mantra berikut sebanyak 3 kali:
La tudrikuhul absoru,
Wa huwa, yudrikuhul absoro,
Wa huwal latiful khobir 

Lelaku yang harus dijalani untuk menguasai ajian panglimunan:


  1. Puasa sunnah 40 hari, hari ke 38,39,40 malam harinya tidak boleh tidur baik siang ataupun malam harinya
  2. Pada saat puasa setia kali selesai sholat fardhu membaca doa atau mantra diatas sebanyak 3 kali, kemudian setiap selesai sholat hajat juga dibaca 3 kali dan ditambah bacaan " yaa latifu ... " 1000 kali
  3. Pada saat akan menggunakan ilmu ini mantra juga dibaca sebanyak 3 kali






loading...

0 comments:

Post a Comment