Kisah Ilmu Kesaktian Walisongo, Benarkah Ada?




Walisongo boleh dikatakan memiliki peranan yang sangat besar dalam penyebaran agama Islam di tanah air. Sembilan orang pilihan yang sebagian berasal dari luar Nusantara ini berhasil memadukan Islam sebagai agama baru dengan keyakinan masyarakat yang masih kental ke Hindu.

Selain ahli dalam bidang agama, wali-wali ini juga disebut-sebut mumpuni dalam ilmu batin yang sakti dan olah kanuragan. Banyak cerita mengenai kesaktian wali yang sampai sekarang masih dipegang masyarakat. Salah satunya adalah kesaktian Sunan Kudus yang berasal dari Jipang Panolan, Blora, yang konon katanya berhasil meredakan wabah penyakit yang menjangkiti masyarakat Arab.

Tertulislah sebuah kisah tentang seorang Waliyullah yang berhasil memerangi wabah penyakit yang meresahkan negara Arab pada waktu itu. Waliyullah yang bernama asli Raden Ja’far itu sedang menunaikan ibadah haji Mekah. Pada saat bersamaan, wabah penyakit yang begitu sulit disembuhkan menjangkiti sebagian besar masyarakat Arab. Karena kondisi masyarakat Arab yang sudah memasuki tahap kritis, maka Raja Arab waktu itu mengadakan sayembara berhadiah menggiurkan. Sudah banyak para ulama dan thabib yang mencoba mengikuti sayembara ini namun belum ada yang berhasil.

Sunan Kudus ikut mencoba menghentikan malapetaka itu. Dengan berbekal doa, keikhlasan hati akan kesembuhan masyarakat Arab dan tidak tergiur oleh hadiah, serta kelebihan ilmu batin yang dimilikinya, Sunan Kudus berhasil menghalau penyakit tersebut. Seperti niat awalnya yang tulus, Sunan Kudus tidak menagih hadiah kepada Raja Arab. Beliau hanya meminta batu yang ada di Palestina untuk dipasang di masjid yang dibangunnya di Kudus.

Selain Sunan Kudus, tersebut lagi wali yang dipercaya memiliki ilmu kesaktian tinggi. Adalah Sunan Kalijaga, wali yang disebut-sebut kesaktiannya paling tinggi diantara delapan wali yang lain. Masjid peninggalan Sunan Kalijaga yang terletak di kota Demak, konon salah satu tiangnya berasal dari potongan-potongan kayu, atau dalam bahasa Jawa disebut tatal. Legenda ini dipercaya masyarakat Islam Jawa secara turun temurun dan hingga kini, masjid tatal tersebut masih kokoh berdiri, meskipun tiangnya sudah diganti.

Walisongo

Ada lagi kisah Sunan Bonang. Sunan dengan nama asli Maulana Makdum Ibrahim ini mampu mengubah buah kolang kaling yang ada di pohon menjadi emas.

Semua kisah-kisah tersebut adalah mitos yang dipegang masyarakat dan diceritakan kembali dari mulut ke mulut. Tidak ada cara bagi kita untuk membuktikan kisah-kisah tersebut benar atau hanya rekaan. Yang jelas, Walisongo adalah sekelompok orang pilihan yang telah berjasa memperkenalkan Islam ke Indonesia. Sejatinya, yang disebut wali adalah orang yang mendapat tempat tinggi di sisi Tuhan karena ketakwaannya, sehingga jaman sekarang pun bisa jadi terdapat banyak wali di sekitar kita. Kisah-kisah tentang Walisongo tersebut setidaknya dapat menjadi pelajaran, betapa orang yang dekat dengan Tuhan akan dimudahkan dalam segala urusan.




loading...

1 comment:

  1. mengenai kesaktian dan kelebihan yg pernah di dengart/di ceritakan menurut hemat saya adalah kebenaran hanya saja namanya cerita rakyat tentu ada bumbu2nya, sehingga terdengar tdk masuk akal, tapi itu adalah kenyataan... masyarakat waktu itu adalah masyarakat bud,ha hindu yg terbiasa dgn puasa, dan bertapa bahkan ritual2 tsb masih bnyak yg menjlankan sampai saat ini, tentu waktu itu yg di hadapi para wali juga orang2 yg mumpuni sehingga di lawan juga dgn yg sekelas, orang sekarang saja masih banyak yg hebat ilmunya apalagi jaman dulu.... dan para walipun bisa mengatasinya dgn demikian tdk salah kalo para wali menurut cerita memang mempunyai kesaktian dan kelebihan, David Copperfield saja yg nyembah setan bisa terbang, di gergaji utuh lagi bisa ngilang dan lain2 apalagi ini para wali yg notabene para kekasih Allah tentu lebih hebat dari David Copperfield

    ReplyDelete