Tempat Pesugihan Paling Banyak Dikunjungi, Manjur dan Terbukti Ampuh




Membahas tentang pesugihan rasanya bukan hal baru lagi bagi kita, menemukan tempat-tempat pesugihan paling banyak dikunjungi di Indonesia baik itu Jawa, Banten, atau tempat lainnya akan membawa kita pada kisah menarik yang patut disimak dari masing-masing daerah ini, karena tidak sedikit orang yang pernah membuktikan pergi ke tempat pesugihan paling manjur dan ampuh tersebut untuk melihat secara langsung maupun mencari 'sesuatu' yang dianggap dapat menjadi bekal untuk memudahkan kesulitan hidup kaitannya dengan uang dan materi. Hal ini akan membuat kita semakin yakin bahwa fakta mengenai pesugihan dan tumbal ini memang ada karena orang akan melihat ke arah yang sama ketika kita mengatakan bahwa pesugihan adalah salah satu sarana mencari dana atau uang secara cepat tentu saja dengan ritual tertentu yang sudah menjadi syarat mutlak dari pesugihan tersebut.

Sebagaimana yang pernah kita simak dalam cerita mengenai seseorang kaya mendadak karena pesugihan, tentu ada sebab dan akibat yang mendasari seseorang sampai menempuh jalur tersebut yaitu mencari uang dengan jalan pesugihan atau lewat cara gaib untuk mendatangkan uang. Tentunya ini tidak lepas dari kondisi ekonomi, minimnya pengetahuan akan hal modern dan mental masyarakat yang masih terbelakang sehingga membuat seseorang sampai mencari cara tidak lazim untuk memperoleh kekayaan dunia.

Ada banyak tempat mencari pesugihan yang dipercaya dapat mendatangkan kekayaan secara mendadak dikalangan masyarakat kita, mulai dari tempat zirah, gunung atau tempat wingit dan lain sebagainya. Ini menjadi semacam cerita menarik ketika kita membahas soal hal ini karena ada banyak kisah seru dibalik tempat tersebut, sebut saja gunung kemukus dengan ritual mencari kekayaan paling banyak dikunjungi.

Berikut beberapa lokasi mencari pesugihan yang paling sering dikunjungi:

1. Gunung Kemukus, tempat ini menjadi sangat terkenal bukan hanya dari cerita tentang pesugihan, namun ada semacam ritual khusus yang harus dijalankan bagi siapa saja yang ingin mengamalkan pesugihan dari Gunung Kemukus. Syaratnya adalah menjalin asmara selama 7 kali berturut-turut dengan orang lain yang bukan pasangan sendiri. Tentu saja ini menjadi hal menarik yang kadang dimanfaatkan oleh pria hidung belang dan wanita tertentu untuk dijadikan lahan bisnis.

2. Gunung Kawi, tempat ini sudah terkenal semenjak dahulu sebagai sarana untuk mencari kekayaan secara instan dengan jalan pesugihan. Orang akan melakukan ritual tertentu di lereng Gunung Kawi untuk mendapatkan kekayaan, mulai dari kalangan pengusaha, pebisnis, pedagang dan orang biasa banyak datang kesana dengan tujuan yang sama.

3. Alas Purwo, tempat yang dikenal sebagai taman nasional ini memiliki cerita tersendiri yang kadang belum kita ketahui. Disana terdapat beberapa goa yang menjadi tempat ritual orang mencari kekayaan dan harta, wajar saja ketika kita melintas tempat tersebut kadang tercium aroma dupa dan kemenyan dari acara ritual tersebut.

4. Makam Eyang Qobul, makam Eyang Qobul di Gunung Patoha, Jawa Barat, banyak diziarahi untuk keperluan mencari sesuatu yang kaitannya dengan kekayaan dan ingin mendapatkan kemudahan dalam urusan harta benda.

Beberapa tempat diatas mungkin sudah pernah kita dengar sebelumnya karena memang banyak kisah menarik dari upaya seseorang dalam memperoleh kekayaan dengan jalan pintas tanpa harus bekerja secara giat. Ini akan terus berlanjut selagi mental masyarakat masih percaya akan hal gaib seperti kekayaan dan pesugihan yang sebenarnya sangat tidak dianjurkan bahkan bertentangan dengan ajaran agama.

Jangan lupa membaca: Doa Pesugihan Tanpa Tumbal

Tentu saja kita dapat menyikapi dengan bijak berbagai keadaan misalnya seseorang yang ingin mendapatkan uang dengan jalan tuyul, atau dengan ritual tertentu. Kalau itu seorang kerabat dekat tentu dapat kita ingatkan, atau sesama muslim akan lebih baik saling mengingatkan. Namun kalau tidak lagi dapat di ingatkan maka kita sudah seharusnya menghindar dari hal negatif tersebut supaya tidak terpengaruh apalagi sampai menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan dimasa mendatang.




loading...

0 comments:

Post a Comment