Kisah Nyata Orang yang Memakai Susuk, Sengsara Ketika Menjelang Kematian




Mungkin ini hanyalah satu diantara banyak kisah nyata dari seorang pemilik susuk atau orang yang memakai susuk kemudian menemui penderitaan saat menjelang ajal menjemput. Hal ini memang bukan cerita baru ketika seseorang mengalami keadaan yang kritis menjelang kematiannya namun seakan sangat tersiksa karena mengalami sakit yang amat sangat dan seakan raga sudah tidak kuasa menanggungnya namun ajal tidak kunjung tiba. Cerita seperti ini kerap kali kita dengar bahkan saksikan sendiri di kehidupan nyata, mereka yang dimasa mudah dahulu mengamalkan ilmu sihir, atau ajian gaib ternyata meskipun memiliki kehebatan sakti dan lebih ampuh dari manusia pada umumnya, ketika hendak meninggal dunia justru mengalami siksaan yang sangat berat.

Dalam kehidupan nyata memang banyak ditemukan peristiwa seperti ini, seseorang yang dengan ambisi besar ingin memiliki kesaktian, ilmu kebal, bahkan ilmu pengasihan sengaja belajar ilmu gaib tanpa mempedulikan resiko yang akan ditanggung kelak. Bahkan banyak dari kalangan orang berada yang sengaja memasang susuk untuk keperluan pekerjaan, wibawa, menambah kecantikan dan sebagainya ternyata menemukan keadaan sulit dimasa tua sehingga orang tersebut hanya akan menemukan penyesalan seumur hidupnya. Dengan melihat pada hal itu maka kita tidak akan merasa ingin melakukan hal yang sama karena semua orang memang menginginkan keadaan dimana tidak ada satupun yang ingin menderita kelak di kemudian hari, sehingga bukan tidak mungkin ketika kita menginginkan hal yang demikian maka akan menjadikan situasi semakin tidak terkendali karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk dilalui.

Seperti kejadian di sebuah desa yang belum lama ini terjadi, seorang kakek tua yang sudah cukup lama menderita sakit namun masih bertahap hidup padahal kalau melihat dari raga orang tersebut rasanya sangat kasihan. Penyakit yang dia derita adalah sakit karena sudah tua dan tidak mungkin lagi pulih seperti sediakala namun apa hendak dikata, ajal masih belum tiba dan kakek tersebut hanya tersiksa. Sudah banyak kali dia kritis bahkan hampir meninggal, namun kemudian hidup lagi dan begitu terus sampai waktu yang lama. Keluarga dan orang terdekat sangat kasihan melihat keadaan kakek tersebut.

Kemudian ada 'orang pintar' setempat yang mengatakan bahwa dulunya kakek ini suka mengamalkan ilmu gaib dan dia sempat memasang susuk dalam tubuhnya, namun guru dari kakek tersebut sudah tiada termasuk teman-temannya yang dulu satu perguruan. Sehingga sang kakek tidak dapat ditolong karena tidak ada yang dapat 'melepaskan' susuk dan ilmu yang dia miliki, oleh sebab itu dia menderita karena hal tersebut.

Karena pihak keluarga sudah merasa sangat kasihan dengan keadaan kakek tersebut maka diputuskan untuk memanggil ustad dan ahli agama agar tahu bagaimana menolong sang kakek agar tidak tersiksa saat menjelang ajal dan kalau memang sudah dikehendaki supaya segera dimudahkan ajalnya karena pihak keluarga memang sudah merelakan demi kebaikan sang kakek yang sampai waktu lama sangat tersiksa. Dan setelah didoakan bersama dan dibacakan ayat-ayat Al Qur-an maka lambat laun kondisi sang kakek mulai lemas, namun sudah tidak merasakan kesakitan lagi. Dia seperti tertidur tenang dan tidak lama kemudian ajalnya telah tiba, dia akhirnya meninggal dunia setelah ilmu sihir dan hal gaib yang dulu pernah dipelajari sudah 'ditawarkan' dengan ayat-ayat Al Qur'an.

Demikianlah hendaknya peristiwa seperti diatas dapat menjadi pelajaran bagi kita sehingga lebih berhati-hati dalam mempelajari segala sesuatu sehingga tidak salah jalan, karena kesalahan dimasa lalu yang kita lakukan mungkin baru akan kita rasakan di hari tua kelak. Bahkan akan kita tanggung sampai kita sudah meninggal dunia sekalipun.




loading...

0 comments:

Post a Comment